Senin, 08 Juni 2026
Kepada Yth: Bpk/Ibu/Saudara/I
Tamu Undangan
*) Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan nama/gelar
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami:
SITI MASFUFAH ALAWIYAH, S.Pd
Putri Pertama dari
Bapak Abdul Holiq & Ibu Sumiyati
SADAD DHAIFULLAH, Amd.Kom
Putra Keempat dari
Bapak H. Sajali & Ibu Hj. Suariah, S.Pd
Save The Date
Kami akan menikah, dan kami ingin Anda
menjadi bagian dari hari istimewa kami.
yang Insya Allah akan dilaksanakan pada:
Akad Nikah
Pukul 09.00 WIB - Selesai
di
KUA JOMBANG
Dalam suana khidmat dan penuh kehangatan, akad nikah akan dilangsungkan secara terbatas bersama keluarga inti
Resepsi
Pukul 10.00 WIB - Selesai
di
Kediaman Mempelai Pengantin
Link. Rawa Gondang RT 03 RW 06, Kel. Citangkil, Kec. Citangkil, Cilegon, Banten
" Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu, baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. "
Our Love Story
Semua berawal dari masa SMP. Kami hanya saling mengenal sebagai teman sekolah dan bertemu di ekstrakurikuler basket. Tidak ada cerita spesial saat itu, hanya sesekali berpapasan di gerbang sekolah. Dia mengenalku sebagai anggota OSIS, sementara aku mengenalnya sebagai sosok yang pendiam.
menjadi awal cerita yang sesungguhnya. Kami dipertemukan kembali dalam acara buka bersama alumni sekolah. Ternyata, diam-diam dia sudah menaruh hati sejak pertemuan itu. Sedangkan aku? Belum merasakan apa-apa. Bagiku, dia hanyalah laki-laki pendiam yang lebih sering membetulkan topinya daripada mengajakku berbicara.
Percakapan pertama kami pun terjadi dengan sederhana, saat sama-sama mengantre makanan. Tidak ada hal istimewa saat itu, semuanya berjalan biasa saja.
Waktu terus berjalan hingga tahun 2018. Tanpa pernah kuduga, laki-laki itu akhirnya mengungkapkan isi hatinya. Jujur, saat itu aku terkejut. Dan setahun setelahnya, di tahun 2019, ia kembali membuatku tak percaya dengan sebuah pertanyaan sederhana namun penuh makna:
“Apakah kamu mau menjadi istriku nanti?”
Aku hanya menjawab,
“Jika kamu terus berubah menjadi laki-laki yang lebih baik, mungkin aku mau. Kita selesaikan dulu pendidikan kita.”
Setelah lulus SMK, kami sama-sama melanjutkan perjalanan mengejar pendidikan. Kami saling mendukung dan memberi ruang untuk tumbuh. Aku menemaninya hingga ia diterima di perguruan tinggi, sementara aku harus menunggu waktuku sendiri untuk melanjutkan kuliah.
Namun, perjalanan kami tidak selalu mudah. Jarak memisahkan, komunikasi perlahan terputus, dan kami sibuk dengan dunia masing-masing. Dia menghilang, dan aku pun tenggelam dalam rutinitas kuliah, bekerja, dan berjualan.
Di bulan Mei 2022, tiba-tiba dia kembali hadir dan membuka percakapan yang sempat terhenti. Hingga pada September 2022, ia kembali bertanya:
“Kamu masih bersedia menjadi istri aku?”
Aku terdiam. Banyak pertanyaan memenuhi pikiranku. Setelah sekian lama pergi, kini ia datang kembali dengan niat yang jauh lebih serius.
Aku pun meminta waktu. Berdoa, berdiskusi dengan keluarga, dan meminta petunjuk terbaik kepada Allah. Perlahan, semuanya terasa dimudahkan. Hingga akhirnya, aku menerima pinangannya.
Tahun 2024 menjadi tahun yang penuh kebahagiaan. Aku menyelesaikan pendidikan kuliahku, dan di waktu yang sama, sebuah cincin tersemat di jari manisku sebagai tanda keseriusan kami.
27 April 2025 menjadi pertemuan pertamaku dengan keluarganya. Lalu pada 22 November 2025, kedua keluarga kami dipertemukan dalam silaturahmi yang hangat. Hingga akhirnya, pada 21 Desember 2025, cincin simbolis diberikan dan tanggal pernikahan kami ditentukan.
Kini, kami sampai pada perjalanan yang Insya Allah akan menjadi awal ibadah terpanjang dalam hidup kami.
Dengan penuh rasa syukur, kami akan melangsungkan:
Semoga langkah kami selalu diberkahi Allah SWT, dipenuhi cinta, kesabaran, dan kebahagiaan sepanjang perjalanan rumah tangga kami.
Dan semoga, doa-doa baik dari keluarga, sahabat, serta semua yang hadir menjadi bagian indah dalam kisah cinta kami 💗
Beri Doa & Ucapan Terbaikmu
Tuliskan harapan dan doa terbaik Anda untuk kedua mempelai melalui kolom berikut:
Kehadiran Anda merupakan sebuah doa serta rasa syukur bagi kami, namun jika memberi adalah bentuk doa & cinta kasih bagi Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless dan kami akan senang hati menerimanya dan tentu semakin melengkapi kebahagiaan kami.
Atas Kehadiran & Doa Restunya
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami sekeluarga apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kedua mempelai.
Atas kehadiran serta doa restu, kami ucapkan terima kasih.
Sampai Jumpa di Hari Bahagia Kami,
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh